Mematahkan Hujan – Bukan Puisi

Title : Mematahkan Hujan - Bukan Puisi

Language : Indonesia

The discussion category : General

Number of words : 661 Words

 

 

Hello Bung..

Saya merasa telah begitu lama meninggal tulisan bebas seperti, sibuk dan akibat tertentu saya jadikan sebuah alasan. Iya nih, akhirnya saya memutuskan untuk melakukan ini. Tulisan bebas yang memiliki arti dari sebuah asa yang selama ini jenuh dengan aktifitas diluar maupun didalam.

Beberapa hari ini saya telah memutuskan sebuah perkara dalam perjalanan saya, mungkin orang lain sibuk mencari untuk mendapatkan itu namun saya meninggalnya. Tidaklah saya beralasankan malas dan jenuh, itu sepenuhnya karena rindu dan hangatnya secankir kopi bersama orang-orang lama disana. Pada minggu terakhir kemarin saya telah mengambil sebuah keputusan untuk beristirahat dan menjalani hidup sepenuhnya bersama keluarga.

Sehingga setelahnya..

Yah, anggap sajalah ini buih dari saya. Beberapa dokumentasi pribadi akan saya bagikan disini dan itu setelah saya berhenti disana, tepatnya pada minggu terakahir kemarin telah melakukan sebuah perjalanan yang biasa saja sih, Bukan liburan yang meriah yang namun itu telah membuat saya sedikit nyaman dengan waktu setelahnya.

Tahukan anda sebuah tempat wisata yang terbuka untuk umum tepatnya di Provinsi Sumatera Utara, yang berarti maksud saya di sebuah taman wisata yang disebut Cemara Asri. Namun disini juga terdapat Vihara yang merupakan sebuah Vihara terbesar di Asia Tenggara.  Sebuah Vihara kebanggaan warga Cemara Asri pada khususnya, dan warga Medan pada umumnya ini diberi nama Maha Vihara Maitreya. Kemegahan vihara ini menjadi magnet yang mendatangkan wisatawan tidak hanya lokal, tetapi juga internasional, seperti para wisatawan dari Eropa dan China. Keberadaan vihara terbesar di Asia Tenggara ini member dampak positif bagi keberadaan dua vihara lainnya dan juga sebuah masjid megah yang tak kalah cantiknya. Semua ini dapat Anda temukan ketika Anda memasuki kawasan perumahan ini.

Lokasi tempat ini tidak jauh dari kota medan. Nah untuk lebih jelasnya saya akan memberikan rute jalan menuju ke tempat ini, dibawah:

AlamatKomplek Cemara Asri,, Jl. Cemara, Medan Estate, Percut Sei Tuan, Kota Medan, Sumatera Utara 20371

Perlu diketahui juga, disini juga banyak tempat yang nyaman untuk berkreasi/liburan bersama keluarga. Jika anda datang diwaktu sore maka anda akan dimanjakan oleh ribuan burung disana, wah itu pandangan yang menarik bagi saya, juga ada kolam di antaranya yang peniuh dengan ikan-ikan dan itu berbagai jenis, dan kemarin say melihat beberapa wisatawan memberikan makanan/umpan untuk ikan-ikan. Ah, saya telah melakukan kesalahan besar yaitu melupakan dokumen foto untuk Burung-burung dan ikan-ikan disana. Abaikan saja, mari ikuti saya lagi kedalam Vihara.

Nah, ini ketika saya berdiri tepat  dipan loby sayap kanan Vihara. Disini hanya satu foto, ya maklum saja tukang foto juga suka difoto, jadi maunya dia aja yang difoto.

Yuk, kita kedalam Vihara..

Ini pemandangan di lobby utama Vihara, pada foto terlihat dua orang muda-muda sedang melakukan ibadah dan mereka terlihat fokus pada doanya. Itu sesi pertama ketika mereka melakukan ritual dan setelah ini mereka akan menacapkan sebut saja lidi yang dibakar yaitu di dalam kuali besar.

Seperti inilah..

saya tidak begitu tertarik berada didalam, bau dari lidi yang dibakar membuat saya pusing. Nah, ternyata didepan Vihara ini juga memilik sebuah sekolah yang gedungnya juga terlihat sangat besar. Tidak tahu persis apakah sekolah ini juga terbuka untuk umum atau hanya khusus untuk mereka yang berhubungan dengan Vihara tersebut.

Inilah Sekolah yang saya sebutkan, memiliki beberapa lantan dan area yang luas. Btw, saya terlihat sedikit manis pada foto ini ya?

Jangan sirik.. Iyakan saja biar saya senang!

Akhir cerita yang saya sebutkan Tulisan Bebas, maka inilah kejadian yang saya kaitkan Setelahnya tadi. Cerita saya yang menghabishkan waktu jenuh Bersamanya. Baiklah Bung, ini saatnya saat berhenti mengetik karena lengan saya tiba-tiba terasa gantal dan ada beberapa bintik terlihat. Anggap saja sebuah alasan dari saya sebagai kata akhiran untuk saya dapat berhenti menulis.

Sampai jumpa selanjutnya..

Bonus:

admin

I am steem blockchain blogger!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *